PENGALAMAN MENGIKUTI VAKSINASI COVID 19 TAHAP 1 DI SD SANTO MARKUS 1

Pandemi covid-19 belum juga selesai diatasi sehingga sekian lama kita tidak datang ke sekolah. Bertemu teman-teman, bermain, belajar, bercanda ria. Sekarang, kita cuma bertemu saat jam pelajaran saja, Itu pun hanya dalam kelas online. Belajar secara online memang diperlukan supaya teman-teman terhindar dari paparan Covid-19.  Sekian lama menunggu, kini harapan hadir dengan adanya program vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Dengan vaksin, tubuh kita akan membuat sistem imun sehingga ketika virus masuk, tubuh bisa mengenali dan melawannya.

Hari ini, Selasa, 11 Januari 2022, SD Santo Markus 1 bekerja sama dengan Sentral Vaksinasi Serviam mengadakan kegiatan Vaksinasi Covid 19 Tahap 1 untuk usia 6 – 11 tahun. Ada sekitar 400 siswa/i mengikuti kegiatan vaksinasi tahap 1 ini. Dimana dalam pelaksanaan dibagi menjadi 2 sesi yaitu, Kelas 1-3 dilaksanakan pada jam 08.00-10.00 dan untuk kelas 4-6 dilaksanakan jam 10.00-12.00. Dan di hari ini aku,  adikku dan sepupuku juga mengikuti vaksinasi tahap pertama ini.

 Waktu datang, aku diberikan nomor antrian dan setelah tiba nomor antrianku, aku diberikan selembar kertas untuk diisi. Di dalamnya berisi data diri dan persyaratan agar kita bisa di vaksin. Sebelum datang ke tempat vaksinasi, kita diminta untuk membawa peralatan tulis, surat persetujuan dari orang tua dan kartu keluarga untuk kepentingan mengisi data di lembar formulir yang diberikan oleh petugas tersebut. Kita juga akan dicek tensi darahnya untuk memastikan kondisi tubuh stabil. Di situ aku juga ditanyai beberapa pertanyaan, seperti apakah lagi sakit, punya penyakit bawaan, alergi,  dan semacamnya.

Kalau para petugas menilai kita sudah layak di vaksin, mereka akan mengisi formulir yang kita bawa untuk diberikan ke pos selanjutnya. Setelah itu, kita akan mendapat kartu vaksin yang didominasi warna biru. Isinya sama, data diri serta jadwal mendapat dosis kedua. Puji Tuhan, aku lolos semua tesnya. Aku beranjak dari pos pengecekan tensi tadi. Sekarang  aku berhadapan dengan ibu dokter yang siap menyuntik lenganku dengan vaksin, rasanya seperti digigit semut. Tetapi, habis itu sudah tidak berasa lagi.

Selesai divaksin, lalu kita ke pos selanjutnya yaitu menyerahkan kartu vaksin yang  tadi diberikan ke petugas dan kartu tersebut di isi data oleh petugas. Selesai deh semua proses vaksinasi hari ini. Kalau kita semua sudah di vaksin, berharap kita bisa sekolah dengan aman. Semoga semuanya sehat  dan  kita bisa kembali lagi ke sekolah. Tetap patuhi protokol kesehatan teman-teman semua.

Penulis : Amartya (Kelas 6)

Tinggalkan Balasan