/  Berita (Page 3)

"Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar" merupakan tema dari Hari Pendidikan Nasional pada tanggal 2 Mei 2021. Dikjar sekolah Santo Markus mengadakan program character building bagi seluruh jenjang pendidikan. KB-TK St.Markus I mengadakan pertemuan virtual pada hari Senin, 3 Mei 2021. Anak-anak tampak senang sekali mengikuti kegiatan zoom gabungan semua kelas dari Kelompok Bermain, TK kelas A dan

Masih dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2021, "Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar." Sekolah SMP Santo Markus II menyelenggarakan Webinar Parenting, mendampingi anak usia remaja selama PJJ kepada peserta didik kelas VII. Webinar dibagi dalam dua sesi dengan pembicara Ibu Caroline Lisa Setia Wati, M.Pd., Kons, Dosen Unika Atmajaya Jakarta. Acara dihadiri oleh orangtua dan anak, peserta

">   Puncak acara HUT Sekolah Santo Markus ke-54, Pentas Seni Virtual yang dipersembahkan oleh peserta didik, Guru dan karyawan Yayasan Pendidikan Katolik Santo Markus. Acara disiarkan secara live streaming di channel youtube Yayasan Santo Markus pagi ini. Rm. Yakobus Toto Yulianto,SJ sebagai Pembina Yayasan Santo Markus mengungkapkan, semoga sekolah Santo Markus yang telah berusia 54 tahun ini tetap menjadi

Tanggal 25 April 2021, merupakan Hari Ulang Tahun Yayasan Pendidikan Katolik Santo Markus yang ke 54 tahun. Pada tahun ini bertemakan, "Sekolah Santo Markus Semakin Berkarakter, Semakin Melayani, dan Semakin Terlibat dalam Mewartakan Keselamatan."  Ungkapan rasa syukur dalam perayaan ekaristi yang diselenggarakan pada hari Senin, 26 April 2021 secara live streaming di channel youtube Gereja Santo Robertus Bellarminus.

22 April 2021 Setiap tanggal 22 April dunia merayakan Hari Bumi Internasional atau Earth Day. Peringatan Hari Bumi setiap tahun diadakan sebagai wujud dukungan kita bagi perlindungan lingkungan. Untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet sebagai rumah kita tinggal. Tahun 2021 ini mengangkat tema "Restore Our Earth" atau Pulihkan Bumi Kita. Selamat Hari Bumi! Ingatlah bahwa bumi adalah tempat ternyaman

Selamat pagi Papa/Mama, teman-teman, sahabat Sekolah Santo Markus. Ayo dukung adik-adik dan teman-teman kita dalam Lomba Pramuka Tingkat Kec. Kramatjati dengan cara like and subscribe. Sekolah SD Santo Markus 1 Cililitan turut berpartisipasi dalam Lomba PBS_Dangau Sosial_Protokol Kesehatan 5M. Peserta dari Anggota Pramuka Siaga Putri Barung Biru dan Barung Coklat Putra ( https://www.youtube.com/watch?v=UkqxYIAbAig ). Mari bersama

"> Keluarga besar Yayasan Pendidikan Katolik Santo Markus mengucapkan, SELAMAT PASKAH 2021 bagi Mama Papa, Anak-anak,dan semua Sahabat Santo Markus yang merayakan. Dalam Paskah tahun ini, kita semua diundang untuk Semakin Mengasihi, Semakin Terlibat dan Semakin Menjadi Berkat melalui karya pelayanan kita di sekolah Santo Markus. Tuhan Memberkati.

Yesus Kristus telah merendahkan diri-Nya, maka Allah sangat meninggikan Dia. (Flp 2:6-11) Saudara-saudara, walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya Ia telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat

"> "Hidup Bersama Yang Dijiwai Roh Kudus." Tema pelajaran Agama kepada siswa kelas 5 SD Santo Markus I. Pelajaran secara online disampaikan oleh Pak Oriz Jambar , adapun bertujuan agar peserta didik mampu memahami perbedaan tindakan menurut Roh dan tindakan yang menuruti keinginan sendiri. Serta memahami arti garam dan terang dunia. "Orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah

Gerardine Precia Devina adalah salah satu Alumni SMP Santo Markus I Ciillitan, Jakarta Timur Angkatan 47. Ia sangat bangga dan bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar SMP Santo Markus. Tiga tahun belajar di sekolah SMP St.Markus sangat memberikan banyak pengalaman. Lingkungan belajar yang kondusif dengan pendampingan para Guru, semakin menjadikan dirinya sebagai pribadi yang cerdas dan berkarakter. SMP

Ujian praktek bahasa Inggris bagi siswa kelas VI, SD Santo Markus II tahun pelajaran 2020-2021. Masa pandemi yang mengaharuskan seluruuh kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah dan secara daring/ online sudah berlangsung selama satu tahun. Hal ini pun tidak menghalangi ataupun menghambat bagi seluruh peserta didik untuk mengikuti ujian, salah satunya ujian praktek bahasa Inggris secara online.

Semakin Mengasihi, Semakin Terlibat, dan Semakin Menjadi Berkat. Peserta didik dari SMP Santo Markus I pada hari Selasa, 16 Maret 2021 melaksanakan kunjungan ke rumah teman-teman yang terdampak banjir pada Februari yang lalu. Kunjungan diwakili oleh Katarina Linggar Paramita (kelas 8B) dan Feri Fujianto Simanjuntak (kelas 7A). Bersama Guru pendamping yaitu ibu Mayang Arum (guru

 

Pada awalnya seksualitas merupakan masalah tabu untuk dibicarakan secara terbuka. Namun seiring dengan perkembangan jaman, tampaknya pandangan yang beranggapan bahwa remaja tabu membicarakan masalah seksualitas dan tugas remaja adalah menyelesaikan pendidikan di sekolah mengalami pergeseran. Saat ini banyak remaja yang sudah mulai mendiskusikan masalah seksualitas secara terbuka. Tidak hanya sebatas berdiskusi, pergeseran tersebut mulai tampak melalui prilaku seksual remaja. Perilaku tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kontrol diri pada remaja saat ini perlu diberi perhatian. Dalam memperhatikan perkembangan diri remaja, Sekolah SMP Santo Markus II bekerjasama dengan  Prodi BK Unika Atmajaya, Jakarta mengadakan Seminar Pendidikan Seksualitas bagi peserta didik kelas VII yang diselenggarakan selama dua hari secara daring. Kegiatan seminar ini diselenggarakan dengan tujuan agar peserta didik memahami tentang dirinya dan mampu bersikap dengan baik, serta menjaga diri dalam hidup bersosial dengan orang lain. Pada hari pertama  Selasa, 9 Maret 2021 untuk remaja putri, kelas VII dengan narasumber Ibu Caroline Lisa Setia Wati, M.Pd, Kons. bersama Kak Magdalena. Para peserta begitu antusias mengikuti seminar ini selama dua jam. Semoga setelah mengikuti seminar ini, para peserta didik lebih mampu mengontrol diri dalam berprilaku.